Sejak 1901 Desa Grogolpenatus Sudah Mulai Ada, Berikut Sejarah Singkatnya!

Pada Umumnya setiap desa mempunyai legenda dan sejarah desa sama halnya dengan Desa Grogolpenatus, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen ini.

Berikut ulasan Legenda dan Sejarah Desa Grogolpenatus Dari 1901

Sejarah Desa Grogolpenatus:

Masyarakat desa Grogolpenatus seperti layaknya desa yang lain memiliki jiwa gotong royong dan kekeluargaan yang sangat tinggi. Sistem kekerabatan antar keluarga pun cukup kental bahkan sampai satu desa.

Dalam sejarah kepemimpinan desa Grogolpenatus yang tercatat dalam sejarah baru mulai tahun 1901 saat Grogolpenatus dipimpin oleh seorang Glondong (Ketua beberapa Lurah) bernama Ki Suta sentana (1901-1940). Masa sebelum tahun 1901 Grogolpenatus belum bernama Grogolpenatus karena dan belum dipimpin oleh seorang Kepala Desa karena saat itu masih terbagi menjadi empat (4) wilayah pemerintahan (kelurahan) yaitu :

Kelurahan Penatus dipimpin oleh Ki Santa Wijaya
Kelurahan Kauman dipimpin oleh Ki Suta Sentana
Kelurahan Jurutengah dipimpin oleh Ki Patra Klasa
Kelurahan Pekuncen dipimpin oleh Ki Karmo Sastro

Dari ke empat nama kelurahan di atas ternyata tidak ada yang bernama Grogolpenatus, bahkan sebagian riwayat menyebutkan bahwa nama Grogol dahulu adalah nama sebuah desa yang wilayahnya cukup luas yang kemudian dibagi menjadi dua yaitu Grogol sebelah barat bernama Grogolpenatus (diambilkan dari salah satu kelurahan yang ada saat itu yaitu Penatus) dan Grogol sebelah timur bernama Grogolbeningsari yang juga diambilkan dari nama pedukuhan di Grogol sebelah timur yaitu dukuh Beningan.

Cerita ini memang tidak ada sumber sejarah yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah sampai saat ini. Namun nama ini kemungkinan besar benar kalau dilihat dari nama desa yang ada sekarang. Pada Tahun 1901 dilaksanakan penggabungan (Blengketan) dari 4 kelurahan (wilayah) menjadi 1 (satu) Kelurahan dengan nama Grogolpenatus. Lurah yang pertama setelah diadakan penggabungan (Blengketan) adalah Lurah dari Kelurahan Kauman yaitu Ki Suta Sentana.

Sumber:
RPJMDes Grogolpenatus